InforialKawasan industri Cikarang memang jadi jantung perekonomian Indonesia. Bagaimana tidak, di lokasi tersebut berdiri ribuan perusahaan yang bergerak di banyak bidang, mulai dari industri otomotif, farmasi, hingga manufaktur. Dengan luas lahan 200 kilo meter persegi, Cikarang mampu memproduksi 1 juta mobil dan 10 juta motor per bulan. Belum lagi produk elektronik seperti TV, kulkas, AC hingga mesin cuci.
Dengan potensi sebesar itu, Cikarang tentu membutuhkan keberadaan pusat penelitian. Di lokasi tersebut banyak industri memiliki ketergantungan yang tinggi pada hasil penelitian. Penelitian itu diharapkan menghasilkan temuan berguna untuk pengembangan bisnis di masa depan.
Lippo Group berencana membangun industrial research center di Meikarta dan mengundang peneliti agar membuat Meikarta seperti lembah Silikon di Amerika Serikat. “Kami tak sekadar bangun realestate tapi membangun kota dalam waktu cepat,” kata Jopy Rusli Chief Marketing Officer Lippo.
Nantinya, universitas maupun industri yang berada di dalam maupun di luar Meikarta dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di Pusat Riset Industri. Berbagai peralatan canggih, laboratorium, buku dan jurnal terbaru di perpustakaan, ruang-ruang diskusi yang nyaman akan disediakan di pusat penelitian tersebut. Para ilmuwan, insinyur, praktisi, dan pakar industri bakal diajak serta untuk bekerja melayani berbagai pihak yang membutuhkan penelitian dan pengembangan.
Kegiatan yang akan dilakukan pusat penelitian itu berfokus pada pengembangan produk, desain, teknologi, serta riset pasar. Pusat riset industri juga aktif berbagi ilmu pengetahuan melalui forum pengembangan industri maupun konsultasi industrial. Ini menjadi angin segar bagi perusahaan kelas UMKM yang terkadang tak punya dana pengembangan yang besar. Belum lagi, tidak semua perusahaan punya peneliti maupun ahli pengembangan produk.
Hasil konsultasi dapat berupa pelajaran mengenai alih teknologi dan peningkatan keterampilan serta pemilihan teknologi yang tepat agar efisiensi dan produktivitas tercapai. Sebagai pusat pengembangan industri, hasil penelitian ditargetkan mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai kompetitif di pasar dunia, baik dari sisi harga maupun kualitas. Dari riset industri ini pula, ribuan perusahaan yang ada di koridor Jakarta-Cikampek dapat memanfaatkannya dengan maksimal sehingga upaya menjadikan perusahaan lebih efisien dengan mudah dapat tercapai.
Sisi lain dari keberadaan pusat riset industri adalah konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia perusahaan sehingga apa yang dihasilkan oleh pendidikan sejalan dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, perusahaan dapat memanfaatkan hasil penelitian sehingga menghasilkan produk yang lebih berdaya saing tinggi dan lebih kompetitif disbanding produk serupa dari negara lain.
Konsep pengembangan berkelanjutan juga menjadi concern dari pusat riset industri ini sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu faktor keberhasilan dari pusat riset industri ini. Artinya, pendekatan pusat riset industri yang akan berdiri di Meikarta menjadi relevan karena industri di sekelilingnya mendukung hal tersebut. (*)









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar