Otomotif, Surabaya - Mobil MPV Mitsubishi Xpander memang lagi digandrungi calon pembeli. Menurut Direktur Divisi Sales dan Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) Irwan Kuncoro, para penginden yang sudah mengajukan Surat Pemesanan Kendaraan sejak peluncuran Agustus 2017 sebanyak 15.000 baru akan dikirim Oktober. Padahal setiap hari jumlah penginden terus bertambah.
"Nah kalau yang inden bulan-bulan sebelumnya akan diusahakan bisa dikirim hingga akhir tahun. Kalau penginden sekarang ya paling cepat tahun depan," kata Irwan di GIIAS Surabaya Auto Show 2017 di Grand City Convex, Surabaya, Rabu 20 September 2017.
Baca: Mitsubishi Xpander Tetap Optimistis Menangi Perang Diskon
Meski demikian, Irwan tetap mengusahakan mempercepat pengiriman mobil yang telah diinden. Ia mengatakan akan mengusahakan peningkatan kapasitas produksi pabrik baru di Cikarang. Saat ini, produksi pabrik di Cikarang mampu mencapai 160 ribu unit per tahun dan akan digenjot menjadi 240 ribu per tahun pada Desember mendatang.
Irwan mengakui lamanya proses pengiriman mobil bisa berakibat konsumen pindah ke lain merek. Namun, ia telah menyiapkan strategi dengan pengiriman mobil test drive ke daerah. Hal ini agar si calon konsumen bisa membandingkan pengalaman berkendara dengan Mitsubishi Xpander dengan mobil lain.
Aminuddin, Head of Sales and Marketing Region 2 Departement PT MMKSI menambahkan berdasarkan survei yang dilakukan Mitsubishi bahwa peminat Xpander adalah mereka yang sudah memiliki mobil.
Simak: Mitsubishi Xpander Siapkan Produksi 5 Ribu Unit
Sehingga, ia tak terlalu khawatir inden yang panjang akan berpengaruh pada beralihnya ke merek lain. "Sebagian yang sudah membeli adalah mereka yang telah memiliki mobil," katanya. Terlihat dari mobil yang paling laku adalah tipe yang tertinggi MItsubishi Xpander Ultimate.
Soal data penjualan, Aminuddin mengungkapkan bahwa 40 persen pembelian Mitsubishi Xpander dilakukan secara cash keras. Sisanya baru kredit. Ke depan, kata Aminuddin, Mitsubishi akan mengincar calon konsumen pemilik mobil baru. "Saat ini, kami sedang menyiapkan kredit dengan melibatkan Mitsubishi Company soal pembiayaannya."
EKO ARI W









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar