Inforial - Ada yang menarik dari kota-kota di Lembah Silikon Amerika Serikat. Seperti di San Jose yang menjadi basis banyak perusahaan teknologi informasi seperti Adobe dan nama-nama beken lainnya. Di kota tersebut memang ilmu pengetahuan menjadi sumber kemajuan kota. Terbukti betapa banyak ekspor teknologi yang dilakukan oleh kota-kota tersebut. Kota lain yang juga kondang adalah Palo Alto. Di kota tempat Apple Inc bermarkas ini, ilmu pengetahuan menjadi sumber yang tak pernah habis dieksplorasi.

Taman-taman di kota tersebut dibangun dengan konsep futuristik yang menggambarkan bagaimana pengetahuan jadi modal besar demi kemajuan kota. Itu pula yang tampaknya mengilhami Lippo Group ketika membangun Meikarta. Tidak sekadar membangun hunian, Lippo juga melihat ketika sebuah kota ingin maju dan menjadi pusat pengetahuan dan teknologi maka pengembangan sumber daya manusia mutlak dilakukan. Karena itu, Meikarta akan dilengkapi dengan ratusan sekolah SD hingga SMA serta tiga universitas.

Hadirnya berbagai kampus lokal dan internasional sesuai dengan sasaran strategis universitas antara lain memperbanyak jumlah produk intelektual yang unggul dan bermanfaat untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti mengembangkan ilmu pengetahuan sains dan teknologi, meningkatkan mutu dan jumlah tenaga peneliti, meningkatkan kerjasama dengan pihak industri, lembaga pemerintah atau swasta dalam dan luar negeri.

Kota baru Meikarta juga akan membangun  Indonesian Silicon Valley dan di kawasan ini sebagai wadah berkumpulnya startup. Ini memang meniru Silicon Valley yang sebenarnya di California Amerika Serikat. Bisa dibilang Silicon Valley adalah ibukotanya teknologi dunia. Sebutan itu memang pantas, mengingat Silicon Valley adalah rumah bagi banyak perusahaan teknologi informasi dari yang startup hingga yang sudah lama berdiri.