Dunia, Bagdad - ISIS mengklaim melakukan serangan mematikan terhadap pasukan Amerika Serikat di utara Irak, Ahad, 13 Agustus 2017.
Dalam pernyataannya melalui media online, ISIS mengatakan, mereka menembakkan roket Grad ke pasukan Amerika di sebelah timur Tal Afar, sebuah kota terletak di barat Mosul yang masih dikuasai kelompok radikal itu.
Dalam serangan tersebut, diduga dua tentara AS tewas dan lima lainnya terluka.
Baca: ISIS Gunakan eBay untuk Salurkan Dana Terornya ke AS
Menurut Reuters, militer Amerika mengakui sebelumnya bahwa dua angota tentaranya tewas dan lima lainnya luka-luka dalam operasi perang di utara Irak, Ahad.
"Laporan sementara menunjukkan insiden tersebut bukan disebabkan oleh kontak senjata," bunyi pernyataan dari Centcom, pusant komando pasukan Amerika di Timur Tengah.
Pernyataan itu menambahkan, Amerika Serikat akan melakukan investigasi tentang insiden tersebut. Namun tidak bersedia memberikan keterangan lebih detail.
Baca: Iran Tuding Amerika Serikat Pendiri ISIS
Amerika Serikat mengerahkan 5.000 tentaranya di Irak untuk membantu perang melawan ISIS. Meskipun sebagian besar tentara itu berada di barak dan melakukan bantuan logistik serta konsultasi militer, sejumlah tentara AS juga berada di garis depans eperti kedua tentara yang tewas pada Ahad lalu.
ASHARQ AL-AWSAAT | REUTERS | CHOIRUL AMINUDDIN









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar