Metro, Jakarta - Institut Musisi Jalanan (IMJ) menjaring pendapat pengguna kereta api mengenai perlu tidaknya pengamen berlisensi tampil di stasiun kereta api. "Saya dan teman-teman datang ke stasiun-stasiun, berdiskusi dengan para pengguna kereta," kata pendiri Institut Musisi Jalanan (IMJ), Andi Malawe di Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.
Andi juga melakukan polling di akun Twitter pribadinya, @andivox. Saat Tempo mengecek akun itu pada Kamis, 31 Agustus 2017 pukul 11.59, dari 251 orang yang sudah memberikan pendapatnya, sebanyak 63 persen setuju, 11 persen tidak setuju, dan 26 persen setuju hanya untuk stasiun besar saja.
Baca:
Pengamen Berlisensi Minta Ngamen di Stasiun, Ini Kata ...
Musisi Jalanan Berharap Diizinkan Ngamen di Stasiun ...
Hasil penggalangan opini masyarakat ini akan disampaikan kepada PT KAI jika memberi kesempatan diskusi bersama IMJ dan Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Langkah ini dilakukan untuk mencari lahan untuk menampilkan anggota IMJ. Andi mengatakan meski beberapa pengamen sudah memiliki lisensi, tapi tetap kesulitan mencari lahan untuk tampil. "Orang kami banyak,” ujar Andi. Sedangkan untuk tampil di mal, hanya bisa dilakukan pada akhir pekan. “Senin sampai Jumat mereka menunggu giliran.”
Sebelumnya, Kepala Hubungan Masyarakat Daerah Operasional I PT Kereta Api Indonesia, Suprapto, mengatakan pemberian izin kepada para musisi jalanan untuk tampil di stasiun harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik penumpang di stasiun kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.
Baca juga:
KLHK Memutuskan Moratorium Reklamasi Teluk Jakarta ...
Mau Berlibur Idul Adha Lewat Tol Merak? Intip Waktu ...
Suprapto mengatakan penumpang KRL tidak bisa disamakan dengan pengunjung mal yang memang datang untuk mencari hiburan. "Di stasiun yang lebih dibutuhkan adalah informasi kedatangan kereta,” ujar Suprapto.
Penyelenggaraan acara musik, kata Suprapto, lebih cocok dilakukan di stasiun dengan penumpang kereta jarak jauh. Kehadiran musikus tidak boleh sampai mengganggu layanan untuk penumpang.
ADAM PRIREZA | IRSYAN HASYIM









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar