Dunia, New Delhi - Seorang wanita berusia 40 tahun di distrik Ajmer, Rajasthan, Lahirkan Anak Perempuan, Wanita India Dipukuli Keluarga Suami
Kanya telah meninggal beberapa waktu lalu tapi kasusnya baru diselidiki polisi pada Ahad lalu.
Tetuah adat desa telah membebaskan para pelakunya dengan meminta mereka untuk mencari tempat suci di Pushkar dan mengatur persediaan makanan ternak untuk sapi. Mereka bahkan mengancam keluarga korban dengan boikot sosial jika melaporkan masalah tersebut ke polisi.
Kepala Polisi Ajb Rajendra Singh mengatakan, "Dia disiksa dengan kejam. Terdakwa telah memaksa dia untuk memakan kotoran manusia, memukul dan membakarnya. Lima dari enam tersangka yang didakwa dengan pembunuhan telah ditangkap."
Masalahnya terungkap saat Mahadev Regar, seorang aktivis lokal mengikuti pemakamannya. Awalnya, polisi menolak untuk mendaftarkan laporan Regar dan meminta bukti.
"Pada tanggal 8 Agustus, Mahadev mengajukan keluhan namun kami menunggu pengaduan oleh kerabat dekat. Setelah putrinya yang berusia 23 tahun, Maya Devi mengajukan sebuah keluhan, kami mulai penyelidikan," kata polisi.
Menurut Tara Ahluwalia, seorang aktivis di Bhilwara yang biasa mendampingi wanita yang dituduh sebagai penyihir mengatakan bahwa kerabat korban mengaku bahwa diminta oleh seorang Bhairon Baba untuk membunuh wanita tersebut.
Tapi, masalahnya adalah sesuatu yang tidak ada hubungannya sama sekali.
"Alasan sebenarnya adalah harta benda. suami Kanya baru saja meninggal dunia dan kerabat suaminya berkomplot untuk menyingkirkannya dan merebut tanah warisannya," kata Ahluwalia.
Kematian terkait sihir dilaporkan 3 hari sekali di India, dengan mayoritas korban adalah perempuan.
INDIA TODAY | YON DEMA









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar