Bisnis, Jakarta - Analis dari PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, laju Rupiah di akhir pekan lalu ditutup menguat. Kenaikan nilai tukar terjadi di tengah pelemahan Euro dan GBP karena imbas kekhawatiran pasar jelang pemilu di Italia dan Inggris.
Reza mengatakan pergerakan Rupiah juga ditopang respons pelaku pasar terhadap surplus neraca pembayaran. "Meski pelaku pasar juga mencermati walau surplus namun, nilai angkanya berpotensi menurun seiring berakhirnya program Tax Amnesty," kata Reza.
Kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan Rupiah menguat 0,11 persen ke level Rp 13.321 pada Rabu, 31 Mei 2017. Di pasar spot, Rupiah kembali menguat 0,12 persen, naik ke level Rp 13.307.
VINDRY FLORENTIN









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar