Bisnis, Jakarta - Stasiun Pasar Senen menerapkan alur khusus guna menanggulangi kepadatan akibat pertemuan penumpang yang akan berangkat dan penumpang yang turun.
Baca: Puncak Arus Balik di Stasiun Pasar Senen Diperkirakan 1 Juli
Upaya yang dilakukan adalah dengan memberlakukan jalur 4 Stasiun Pasar Senen sebagai jalur khusus untuk penumpang yang turun.
"Jadi bisa langsung keluar stasiun ke underpass. Disana ada pilihan lanjut naik KRL ke Duri, Tanah Abang, maupun Bogor. Juga ada pilihan keluar bisa ke angkutan moda darat, misal Transjakarta atau Terminal Pasar Senen. Sehingga tidak ada kepadatan," ujar Juru Bicara PT KAI Daop I Suprapto di Stasiun Pasar Senen, Jumat 30 Juni 2017.
Pasalnya, hingga empat hari setelah Lebaran, baik jumlah penunpang yang bakal pergi meninggalkan Jakarta dan penumpang yang kembali ke Jakarta jumlahnya hampir sama besar.
"Untuk penumpang yang turun jumlahnya 24.655 penumpang, nanti malam diprediksi 25 ribu penumpang. Untuk besok akan lebih dari 25 ribu. Sementara yang pergi 23.112 penumpang pada Jam 07.00 WIB tadi," kata Suprapto.
Untuk menunjang ketertiban pada pemberangkatan, kata Suprapto, diberlakukan zonasi. Zona 3 merupakan tempat terpadat yaitu kawasan selasar hingga luar stasiun. Kawasan itu adalah zona umum.
Dari pantauan Tempo hingga siang hari, zona tersebut dipadati calon penumpang. Beberapa penumpang tampak terlelap beralaskan tikar. "Karena itu zona umum ya tidak apa-apa, agak sulit juga mengaturnya," ujar Suprapto.
Selanjutnya, untuk zona berikutnya adalah zona 2, yaitu ketika penumpang sudah mulai boarding dengan menunjukkan KTP dan tiket. "Di sana mulai nyaman, ada tempat duduk dan kipas angin," ujar Suprapto.
Baca: Perhatikan 3 Zona Mudik Lebaran 2017 di Stasiun Senen
Suprapto menambahkan menjelang keberangkatan, penumpang berpindah ke zona 1. "Ring 1 untuk 15 menit sebelum keberangkatan."
CAESAR AKBAR|SETIAWAN ADIWIJAYA









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar