Nasional, Jakarta - Puncak arus balik mudik 2017 diprediksi terjadi pada akhir pekan mendatang. Kepala Kepolisian Resor Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi Risto mengimbau pemudik yang akan kembali ke Jakarta untuk menghindari hari tersebut.

 "Agar mereka tidak terjebak kepadatang panjang kendaraan di saat yang bersamaan," kata Risto, Rabu, 28 Juni 2017. Ia menilai hari ini hingga Jumat nanti, 30 Juni 2017, merupakan saat yang tepat bagi pemudik untuk kembali ke Jakarta.

Baca: Puncak Arus Mudik Pengguna Kereta Api di Cirebon Diprediksi Ahad

Sementara itu, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) juga mengimbau pemudik untuk pulang ke Jakarta lebih awal untuk menghindari puncak kemacetan. Selain itu, mereka juga mengeluarkan sejumlah imbauan.

Menhub Minta Pemudik Motor Naik Kapal Roro Gratis Saat Pulang

LMS juga menyampaikan sejumlah imbauan bagi pemudik yang akan menggunakan jalan tol Cipali. Misalnya, tidak melakukan perjalanan bali pada Sabtu-Minggu yang diperkirakan bakal terjadi puncak arus balik.

"Sebaiknya memilih hari lain, seperti Rabu dan Kamis untuk menghindari kemacetan," ujar Direktur Operasional PT LMS, Rinaldi. Selain itu, mereka juga dihimbau untuk menggunakan kartu uang elektronik (e payment) dengan saldo yang cukup untuk bertransaksi di gerbang tol.

Apabila pemudik menggunakan uang tunai, Rinaldi berharap disiapkan uang pas yaitu Rp 55 ribu bagi kendaraan yang masuk dari GT Kaligangsa atau GT Brebes Timur sebelum masuk ke GT Palimanan Utama. PT LMS juga akan menjual voucher pengganti uang tunai dengan tarif normal Rp 55.500 sebelum gardu tol oleh petugas yang dilengkapi identitas resmi PT LMS.

Terkait bahan bakar selama mudik 2017, Rinaldi mengatakan PT LMS bersama dengan Pertamina telah berkoordinasi untuk menyediakan BBM kemasan berukuran 10 liter di rest area tol Cipali untuk menghindari antrian di SPBU. “Pastikan juga bahan bakar di kendaraan terisi penuh, untuk menghindari antrian panjang di SPBU rest area,” kata Rinaldi. “Patuhi batas kecepatan, beristirahatlah di rest area ataupun parking bay yang tersedia jika kelelahan maupun mengantuk.”

IVANSYAH