Bola, Jakarta - Jadwal Semifinal Piala Konfederasi: Jerman-Meksiko, Portugal-Cile

2. Andre Silva, Portugal

Dari tiga laga yang telah dijalani Portugal di fase grup, pemain terbaik selalu disabet Cristiano Ronaldo Tapi beberapa rekan Ronaldo juga pantas. Andre Silva, 21 tahun, misalnya. Mantan penyerang FC Porto yang baru saja direkrut AC Milan ini telah membuat para penggemar di klub barunya terkesan. Golnya ke gawang Selandia Baru cukup istimewa. Berlari sejauh 27 meter sebelum melepaskan tembakan yang bersarang gol di pojok atas gawang lawan. "Saya berusaha mendengar nasihat Cristiano dan dia berupaya membantu saya sebaik mungkin, “ kata Silva usai laga melawan Selandia Baru.

3. Andres Guardado, Meksiko

Penonton laga semifinal antara Portugal kontra Meksiko di Piala Konfederasi tidak bisa menyaksikan Pepe dan Andres Guardado. Kedua pemain harus absen karena terkena akumulasi kartu kuning. Di level klub dan tim nasional, aksi Pepe di lapangan hijau kerap memancing wasit mengeluarkan kartu kuning. Namun ketidakhadiran Guardado yang telah membela Meksiko di 138 laga menjadi kehilangan besar bagi timnya. Kehadiran dan kedinamisan meyakinkan sang kapten di jantung permainan membuat Meksiko belum terkalahkan dan mengoleksi 7 poin, sama dengan Portugal.

4. Alexis Sanchez, Cile

Hasil dua kali seri dan kemenangan kurang meyakinkan atas Kamerun mengantarkan Cile ke babak semifinal. Secara umum permainan anak-anak asuh Juan Antonio Pizzi ini jauh dari kesan sebagai juara Amerika Selatan. Namun, Cile akan memberikan perlawanan ketat terhadap Portugal di semifinal. Alexis Sanchez akan menebar ancaman konstan terhadap barisan pertahanan. Golnya ke gawang Jerman di laga terakhir fase grup menjadikan Alexis sebagai pemain Cile dengan gol terbanyak (38). Arturo Vidal menyebut Alexis sebagai pemain yang "spektakuler" usai menyarangkan gol ke gawang Jerman.

Simak Juga: Piala Konfederasi: Cile Susul Jerman ke Semifinal

5. Christian Bassogog, Kamerun

Juara Piala Afrika Kamerun tampil mengecewakan tahun ini. Anak-anak asuh Hugo Broos ini hanya mengoleksi satu poin, hasil sekali seri melawan Australia dan 2 kali takluk dari Cile dan Jerman. Peluang Kamerun untuk lolos fase grup Piala Konfederasi cukup sulit karena skuad yang dibawa ke Rusia tidak cukup kuat. Kiper Fabrice Ondoa kesulitan mendapatkan tempat di Tim Sevilla B sedangkan penyerang Vincent Aboubakar tidak mampu mengulang performa bagusnya seperti di Piala Afrika. Satu-satunya pemain yang cukup menonjol adalah rekan Aboubakar di lini depan, Christian Bassogog, yang lincah saat beroperasi dari sisi kanan Kamerun.

ESPN FC | HOTMA SIREGAR