Bisnis, Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama dengan Pertamina dan perusahaan lainnya akan mengoperasikan posko siaga untuk mengantisipasi mudik lebaran 2017. Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, menyatakan antisipasi mudik lebaran terutama dilakukan di sekitar pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit).

Baca: Arus Mudik Lebaran Diprediksi Lancar, Ada 10 Pintu Keluar Brexit

“Kita tidak mau kejadian tahun 2016 terulang kembali, dimana kita tidak bisa antisipasi Brexit,” kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Gedung BPH Migas, Jakarta
Selatan, Senin petang, 5 Juni 2017.

Tahun lalu di lokasi tersebut terjadi kemacetan luar biasa yang menyebabkan banyaknya mobil yang mogok akibat kehabisan bahan bakar. Oleh sebab itu, BPH Migas bakal menyiapkan posko siaga sejak 10 Juni 2017 hingga 11 Juli 2017 yang berpusat di BPH Migas. “Memantau perkembangan selama mudik,” kata Fanshurullah.

Nantinya, menurut Fanshurullah, dari posko tersebut BPH Migas dapat memantau situasi mudik secara real time. Dengan begitu, pemerintah dapat menanggulangi permasalahan sesegera mungkin. Tak hanya itu, BPH Migas dan sejumlah perusahaan energi juga bakal melakukan tinjauan lapangan untuk dapat mengantisipasi permasalahan yang mungkin terjadi.

Baca: Cek Jalur Mudik Lebaran, Budi Karya: Hindarkan Macet di Brexit

Fanshurullah berujar BPH Migas juga telah memetakan titik-titik lintasan yang yang menjadi titik rawan saat mudik. Salah satunya adalah di kawasan Brebes yang saat ini sedang ada proyek pembangunan empat jalan layang yang hingga kini belum selesai. “Juga di Weleri saat keluar tol dan masuk ke Ngaliyan, sebab sebelum Iedul Fitri saja sudah macet,” kata dia.

CAESAR AKBAR | RR ARIYANI