Metro, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat geram dengan tingginya angka pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membolos di hari pertama kerja usai libur Lebaran. "Sudah 10 hari cuti, libur 10 hari, apa masih kurang? Apa perlu 15 hari? 30 hari? Saya saja 10 hari bingung mau ngapain," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa 4 Juli 2017.
Baca juga: Djarot Melarang Pendatang Baru Menumpang Tinggal di Rusunawa
Djarot kembali mengancam akan memotong tunjangan kinerja daerah (TKD) para pegawai yang madol di hari pertama kerja. Uang potongan itu akan dimasukkan ke kas daerah. "Tinggal potongin aja duit TKD-nya, masuklah kas daerah, ya enggak?" kata Djarot.
Menurut Djarot jumlah pegawai yang membolos di hari pertama kerja pada tahun ini berkurang dibanding tahun lalu. "Secara global okelah. Ada 1.000 lebih (yang membolos)," ujar Djarot.
Djarot akan memberikan peringatan pertama serta memanggil para pegawainya. Ia kembali menegaskan apabila para pegawai sudah tidak betah bekerja di lingkungan Pemprov DKI lebih baik keluar. "Kalau ga kerasan di Pemprov jakarta ya silahkan keluar. Enak toh? Seneng saya bagus..," ucapnya.
WULAN|JH









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar