Nasional, Jakarta - Presiden Joko Widodo menggelar acara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri atau pelantikan perwira muda 729 taruna dan taruni Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian di Istana Merdeka, Selasa 25 Juli 2017. Acara ini bahkan sempat membuat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo iri hat dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkenang masa lalunyai.

"Saya iri," kata Gatot Nurmantyo singkat seusai menghadiri acara Praspa di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 25 Juli 2017.

Baca : Presiden Jokowi Hari Ini Lantik 729 Taruna dan Taruni TNI-Polri

Ungkapan spontan itu karena Gatot adalah lulusan Akademi Militer pada 1982 dimana ternyata acara seperti itu dilakukan di Akademi Angkatan Laut di Surabaya bukan di Istana Merdeka.

Tito terkenang masa lalunya ketika mengikuti Praspa. Tito adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 1987 dimana pelantikan taruna dan taruni tahun itu dilakukan di Istana Merdeka. "Saya terenyuh karena 30 tahun lalu saya berdiri di situ," kata Tito menunjuk halaman Istana Merdeka.

Bagi Tito, dilantik sebagai perwira muda di Istana Merdeka memiliki kenangan mendalam. Sebagai lulusan terbaik, Tito menerima penghargaan Adhi Makayasa dari Kepala Negara.

Jokowi ke Perwira Muda TNI-Polri: Apa Masih Perlu Tank?

"Mereka bertanggung jawab kepada negara," kata Gatot menegaskan. Apalagi, di acara Praspa tahun ini, ada sesi berfoto bersama dengan Presiden yang selama ini belum pernah dilakukan.

Gatot mengatakan keinginan menggelar Praspa di Istana adalah ide dari Presiden Jokowi. Ke depan, acara Praspa juga direncanakan akan digelar di Istana.

Praspa atau pelantikan perwira muda di Istana, menurut Tito adalah hal yang istimewa. "Saya pikir ini dalam rangka memberi kebanggaan kepada adik-adik kita perwira muda, karena dulu begitu," kata Tito.

AMIRULLAH SUHADA