Metro, Jakarta - Kisah kakak beradik Okta Firmansyah, 15 tahun dan sang adik Muhamad Afrizal (14), remaja penggowes sepeda rute Palembang-Kota Tangerang rupanya menarik simpati Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismanyah. Arief menaruh perhatian karena orangtua bocah itu merupakan warganya yang tinggal di Larangan.

Petualangan dua remaja itu menaiki sepeda kayuh dengan jarak yang panjang demi bertemu orangtuanya menjadi viral di media sosial. Arief didampingi Camat Larangan Damiati mengunjungi rumah orangtua Okta dan Rizal pada akhir pekan Sabtu, 1 Juli 2017 di Gang H. Jaini, Kelurahan Kreo Kecamatan Larangan.

Kepada Muhammad Nasir dan Sulastri, orangtua Rizal dan Okta, Arief pun berpesan agar menyayangi kedua anaknya itu dengan penuh perhatian. Dia meminta agar anak-anak itu jangan ditinggal pergi.

Bahkan demi masa depan Rizal dan Okta, Arief mengatakan Pemerintah Kota Tangerang akan menanggung biaya pendidikan kakak beradik itu melalui program Tangerang Cerdas.

Saat dijenguk Arief, Okta dan Rizal sedang tidur pulas di kamar sempit di rumahnya. Mereka tampak kelelahan setelah perjalanan panjang untuk bertemu orangtuanya. Kedua bocah itu berangkat dari rumah nenek mereka di Indralaya, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Kedua bocah yang bertekad pulang menemui orangtua itu ditemani sahabat keduanya bernama Aslam, (11). Menempuh perjalanan darat dengan menggowes sepeda dari Palembang sampai Lampung Selatan.

Ketiganya dalam kondisi berpakain lusuh dan berkeringat setelah menempuh perjalanan empat hari empat malam. Di stang sepeda digantungkan buntalan plastik berisi pakaian. Karena kondisi itu mereka kemudian ditolong petugas ASDP saat hendak membeli tiket kapal penyeberangan, mereka kemudian diseberangkan dari Bakauheni ke Merak dan diantar ke rumah orangtuanya di Larangan.

AYU CIPTA