Dunia, Kuala Lumpur - Seorang gadis 12 tahun di Malaysia dipaksa mundur dari turnamen Sebut Catur Lebih Buruk dari Judi, Ulama Turki Ini Digugat  

Ibu gadis itu menyatakan bahwa putrinya tidak memiliki pilihan lain kecuali untuk menarik diri, karena teguran itu diberikan larut malam. Ibunya tidak memiliki waktu untuk mencari pakaian yang baru bagi putrinya untuk pertandingan hari berikutnya, yang dijadwalkan dimulai pukul 9 pagi.

Kisah gadis yang menjurai turnamen catur regional Kuala Lumpur itu viral di media sosial setelah diunggah Khandhar ke Catur Haram, Grandmaster Sebut Fatwa Ulama Saudi Tragedi 

Beberapa netizen lainnya menuntut penyelenggara turnamen catur memberikan permintaan maaf kepada gadis itu.

Anggota parlemen Malaysia, Zuraida Kamaruddin juga telah menaruh perhatian pada kasus itu dan meminta penjelasan dari penyelenggara serta komite wasit.

Pihak penyelenggara juga telah meminta maaf dan membentuk sebuah komite banding untuk menyelidiki insiden tersebut. Selain itu, Federasi Catur Malaysia juga  menyatakan akan turun tangan dalam menyelesaikan kasus tersebut.

TIME|THE SUN|NDTV|YON DEMA