Tekno, Jakarta - Pada 21 Agustus mendatang, Operator Listrik Amerika Serikat Peringatkan Bahaya Badai Matahari
Solar Dynamic Observatory (SDO) NASA, yang bertugas memantau Matahari setiap hari, melihat Bulan saat melintas di depan bintang induk pada 25 Mei.
Observatorium, yang dikenal sebagai SDO, tersebut saat ini berada di atas 22.000 mil di atas Bumi dalam orbit yang berada di atas Meksiko.
Tidak seperti gerhana yang akan dilihat pada Agustus nanti di AS, gerhana yang dilihat SDO hanya sebagian saja, sekitar 89 persen Matahari yang sepenuhnya tertutup pada satu waktu.
Baca: Gerhana Matahari Total Hasilkan Puluhan Riset
Namun, karena pekerjaan sebenarnya observatorium adalah memotret Matahari, NASA bisa menggabungkan foto-foto transit Bulan menjadi GIF.
SDO juga akan mendapatkan tampilan gerhana pada bulan Agustus, setelah gerhana total meninggalkan Amerika Serikat, demikian The Verge.
ANTARA









No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar