Nasional, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ragu-ragu mengumumkan temuan baru dari kasus proyek e-KTP. Ia juga berharap perkara itu bisa segera diungkap.

Akbar mengatakan temuan baru dari KPK bisa memberikan kepastian dari dugaan-dugaan yang ditujukan kepada anggota Partai Golkar. "Kalau tidak ada hal yang baru tapi tetap dikait-kaitkan dengan Golkar, tentu akan berpengaruh ke partai," kata dia di Jakarta, Kamis, 11 Mei 2017.

Baca juga: Telusuri Peran Setya Novanto di E-KTP, Jaksa Panggil Paulus Tanos

Akbar mengimbau kader Golkar berfokus kepada proses hukum kasus e-KTP. Jika proses hukum dinilai semakin berpengaruh terhadap agenda partai, khususnya di 2019, ia menilai perlu dibicarakan langkah baru.

Langkah tersebut dibahas di internal partai. Ia mengatakan pembahasan bisa saja mengarah kepada musyawarah nasional luar biasa. "Kalau didasarkan kepada kesepakatan ya kenapa tidak," kata Akbar.

Namun Akbar menyatakan hingga saat ini belum mendengar rencana munaslub akan digelar. Ia juga belum mendengar rencana gelaran rapat pimpinan nasional Golkar pada 27 Mei mendatang.

VINDRY FLORENTIN