Metro, Jakarta - Kepolisian Resor Kota Depok menetapkan tujuh lokasi di Depok, yang menjadi titik rawan tindak kriminalitas di jalanan. Warga diminta waspada jika melewati jalan tersebut, terutama pada malam hari.

Ketujuh titik rawan tersebut berada di Jalan Ir Juanda (Sukmajaya), Arif Rahman Hakim (Beji), Krukut (Limo), Pitara (Pancoranmas), Leuwinanggung dan Pekapuran (Cimanggis), Raya Ciputat dan Mochtar (Sawangan) dan Jalan Baru Bambu Kuning (Bojonggede).

"Di lokasi itu memang rawan, terutama tawuran warga. Kami siapkan satuan khusus untuk melakukan patroli. Terutama dari pukul 00.00-05.00," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus, Jumat, 26 Mei 2017.

 

Baca: Waspadai Geng Motor, Polres Depok Tingkatkan Patroli 

Selain itu, Polresta Depok juga meningkatkan patroli pasca bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu, 24 Mei 2017. Setiap petugas diminta untuk lebih berhati-hati dalam menjalani kewajibanya. "Pengamanan di Polsek dan Polres juga ditingkatkan," ujarnya.

Ketua Tim Jaguar Polresta Depok Inpektur Satu Winam Agus mengatakan timnya telah meningkatkan patroli setelah ada informasi berkeliaranya gengster yang meresahkan masyarakat. Selain itu, status siaga juga telah ditetapkan setelah pemboman di Kampung Melayu. "Kami fokus untuk menangkap gengster yang meresahkan," ujarnya.

 

Baca: Ini Penyebab Geng Motor Bogor Mengamuk di Depok  

IMAM HAMDI