Cerita 7 Orang Tewas Keracunan Gas Limbah Kardus di Bogor



MarcvilaBogor - Tujuh orang ditemukan tewas diduga keracunan gas dalam bak penampungan limbah kardus telur di Bogor pada Sabtu petang, 30 September 2017. Mereka adalah pekerja dan warga di sekitar tempat pembuatan kardus tempat telur di Kampung Cibunar Kadusun RT 01 RW 04, Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Ketujuh korban tewas diduga karena menghirup gas beracun saat turun ke dalam bak atau kolam penampungan air limbah trey kardus telur," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Muhammad Dicy pada Sabtu, 30 September 2017.
"Korban tewas dievakuasi dari dasar kolam limbah hingga pukul 21.45, dan semuanya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi," kata Andi.
Berdasarkan informasi sejumlah tim gabungan dari TRC, BPBD, Basarnas, Puslabfor, TNI, serta Polri, limbah dan gas beracun itu berasal dari bahan kimia (H2S) untuk pembuatan kardus telur.
Andi menjelaskan, para korban ditemukan tewas sekitar pukul 14.30 WIB di dalam bak dengan kedalaman sekitar 4 meter dan berukuran sekitar 4 x 4 meter. Para korban adalah Mulyadi, 19 tahun, warga Kampung Mancak, Desa Labuan, Serang; Joko (30), warga Surabaya; Ade setiawan (40); Iwan (35); Into (17); Dedi Junaedi (45); dan Samsuri (45), warga Kampung Cibunar, Parungpanjang.
Menurut Andi, tiga korban di antaranya adalah pegawai yang sedang membersihkan kolam, sedangkan empat lainnya warga yang akan menolong. Peristiwa nahas itu bermula ketika Iwan, pegawai tempat pembuatan karton telur, akan menguras limbah kardus dengan cara turun ke kolam menggunakan tangga bambu. Hanya dalam dua menit korban jatuh pingsan sehingga tubuhnya terendam lumpur limbah kardus telur.
Melihat Iwan pingsan, Ahmad Holil, temannya sesama pegawai yang berada di tepi bak, berteriak meminta pertolongan. Dua pegawai lainnya dan empat warga sekitar langsung turun ke kolam untuk menolong korban. "Namun semua orang yang turun ke kolam satu demi satu lemas dan jatuh pingsan, dan akhirnya meninggal," kata dia.
Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Parungpanjang Tajudin menerangkan, gas yang mengakibatkan keracunan itu diduga dipicu oleh kolam atau bak penampungan limbah kardus telur yang sudah lama tidak dibersihkan sehingga sangat bau. "Limbah kardus dalam kolam sudah menjadi lumpur dan mengeluarkan bau menyengat," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, H Abak Marta Wijaya, 55 tahun, pemilik perusahaan kemasan telur tengah diperiksa polisi. Untuk menghindari korban keracunan gas bertambah, lokasi perusahaan terutama bak atau kolam penampungan limbah dipasang garis polisi.

Share:

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Sudah meluangkan Waktu membaca Konten Berita Disini, Silahkan Tinggalkan Komentar

http://bit.ly/2xROj6Z 








Popular

Powered by Blogger.

Top Ad unit 728 × 90

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Arsip Blog

Recent

Label

Comment

Categories

Contact

Our Company Inc.
Marcvila
Jakarta Selatan
Phone: +(62)7124-457-1178
Fax: +(62)7565-478-14475

Label

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.